Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pembangunan Sistem Drainase Perkotaan Terkesan Asal Jadi, Kontraktor Pelaksana dinilai Kurang Profesional

Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:24 WIB Last Updated 2022-07-24T00:19:23Z
Dok. Pelitakota.com/Pembangunan drainase perkotaan. Foto (Ist). 

Pelitakota.com| Batam. Seorang warga Perumahan Putri Tujuh Tahap 2 Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji, Batam, menyesalkan kegiatan pembangunan sistem Drainase Perkotaan yang sedang dikerjakan di Perumahan tersebut. 


Adapun paket pekerjaan pembangunan  drainase perkotaan tersebut dinilai dikerjakan pihak kontraktor yang belum berpengalaman dibidangnya.


" Saya dan warga disini bukan tidak bersyukur atas direalisasikannya  pembangunan drainase di Perumahan kami ini, hanya saja, penilaian kami pihak kontraktor pelaksana kami nilai tidak profesional dalam pekerjaannya. Katanya di lokasi proyek (20/07/22). 


Lebih Ianjut lagi dijelaskan nya, pelaksanaan pekerjaan saluran air di pemukiman penduduk tersebut terlihat amburadul dan diragukannya kedepan tidak akan berfungsi maksimal. 


"Kita bisa melihatlah bagaimana cara kerja kontraktor yang berpengalaman, tidak seperti ini terkesan asal dikerjakan saja, coba bapak lihat dari papan informasi proyek saja terkesan disembunyikan, bukan nya ditempatkan di lokasi yang tepat supaya bisa terlihat oleh warga disini. ujarnya. 


Dok. Pelitakota.com

Menurutnya, proyek pembangunan drainase yang sedang dalam tahap pekerjaan itu tergolong amburadul, dan dinilainya tidak sesuai dengan gambar yang ada.


" Sebelumnya kami sudah menyampaikan kepada pihak kontraktor, agar pembangunan saluran air itu dikerjakan sesuai gambar yang ada, kami sedikit protes kepada mereka supaya jangan mengurangi lebar jalan yang ada, sebab jalan itu akses utama warga disini, coba bapak lihat harusnya drainase ini luruslah, tidak harus mengurangi volume jalan yang ada karena ada hambatan disebelahnya, apakah itu sudah sesuai gambar yang ada, katanya. 


Ia berharap pihak kontraktor dapat bekerja secara profesional dan konsultan pelaksana dapat memperhatikanya  juga, jangan terkesan asal jadi, sebab biaya yang dianggarkan untuk pembangunan drainase tersebut bernilai ratusan juta rupiah. 


" Ini kepentingan warga kedepannya, baiknya kontraktor pelaksana harus profesional dalam melakukan pekerjaannya, jangan asal jadi nantinya, saat ini kami masih menunggu pihak konsultannya untuk mempertanyakan terkait proyek ini, apakah ini sudah benar, tanyanya. 


Pantauan awak media ini kegiatan pembangunan sistem drainase perkotaan tersebut diketahui proyek Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Pemko Batam. Adapun kontraktor pelaksana  PT Bethesda persada dengan nilai kontrak Rp. 443.749.070, dan konsultan pelaksananya CV. Marcelino Sukses Mandiri.


Hingga berita ini dipublis media ini belum berhasil menemui pihak kontraktor dan pejabat pembuat komitmen (PPK) atau sebagai penanggung jawab atas proyek yang sedang dalam tahap pekerjaan tersebut.(Pan) 


×
Berita Terbaru Update