Notification

×

Trotoar Baru di Depan Cammo Industrial Park Diduga Dibongkar demi Akses Ruko, Pejalan Kaki Kecewa

Kamis | Juli 30, 2026 WIB Last Updated 2026-07-30T12:41:35Z

Kondisi trotoar di depan Cammo Industrial Park, Jalan Letjen Soeprapto, Baloi Permai, Batam Kota, tampak mengalami pembongkaran yang diduga untuk akses pembangunan ruko.

PELITAKOTA.com | BATAM – Sejumlah pejalan kaki mengeluhkan kondisi jalur pedestrian di depan Cammo Industrial Park, Jalan Letjen Soeprapto, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, yang diduga sengaja dibongkar untuk kepentingan akses pembangunan ruko.


Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, trotoar tersebut merupakan fasilitas umum yang belum lama dibangun pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang berjalan kaki. Namun, sebagian jalur kini terlihat rusak sehingga memunculkan pertanyaan dari warga mengenai penyebab pembongkaran tersebut.


Salah seorang pejalan kaki yang setiap hari melintasi kawasan itu mengaku kecewa melihat kondisi trotoar yang rusak.


"Kami sangat kesal. Trotoar ini tergolong baru dibangun pemerintah menggunakan uang rakyat, tetapi malah dirusak. Kalau setiap proyek bisa membongkar fasilitas umum sesuka hati, lalu di mana hak pejalan kaki? Kami berharap pemerintah segera turun tangan dan meminta pihak yang bertanggung jawab memperbaikinya," ujarnya.


Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah  karyawan industri, mereka menilai jalur pedestrian dibangun untuk memberikan ruang yang aman bagi masyarakat, bukan untuk dialihfungsikan demi kepentingan pembangunan tertentu.


Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam selama ini diketahui terus mendorong pembangunan jalur pedestrian di sejumlah ruas jalan utama, termasuk kawasan Batam Center, serta merencanakan revitalisasi di kawasan lainnya di kota Batam. 


Adapun program tersebut bertujuan menciptakan kota yang lebih ramah bagi pejalan kaki, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sekaligus mempercantik wajah kota.


Karena itu, dugaan pembongkaran trotoar untuk akses proyek pembangunan dinilai bertentangan dengan semangat penyediaan fasilitas publik yang sedang digalakkan pemerintah.


Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang maupun instansi terkait mengenai alasan pembongkaran trotoar tersebut, termasuk apakah tindakan itu telah mengantongi izin dari pemerintah.(*)