Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemotongan Lahan Untuk Bisnis Properti Diduga Tidak Miliki Izin

Rabu, 27 Juli 2022 | 16:49 WIB Last Updated 2022-07-27T09:49:03Z
Lahan yang sudah di potong oleh Pihak Developer, untuk bisnis property. Foto, (Ist). 

Pelitakota.com|Batam, proyek Pemotongan lahan berlokasi di belakang kantor kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, Batam, diduga belum mengantongi izin dari Intansi terkait. Walaupun Kegiatan Cut and fill tersebut  sudah beraktivitas hampir satu bulan pihak perusahaan pengembang diduga belum miliki Izin Amdal. 


Diketahui, adapun pemotongan lahan yang sedang berjalan sampai saat ini akan dijadikan perumahan oleh pihak pengembang. Anehnya, meski belum mengantongi sejumlah perijinan tetapi aktivitas terlihat berjalan lancar dan bahkan Cut and fill tersebut sudah mendekati tahap akhir. 


Aktivitas salah satu pengembang perumahan tersebut dikeluhkan pengguna jalan raya disana, sebab jalan di seputaran proyek menjadi berdebu dan badan jalan terlihat kotor karena tumpukan tanah yang berjatuhan dari mobil truk pengangkut tanah. 


" Kita sangat hati hati disini pak, karena banyak kenderaan truk yang lalu lalang,  sebenarnya kita mau komplain tapi tidak tahu kepada siapa, selain udara tidak sehat karena berdebu, jalan raya juga kotor" ujar seorang pengendara yang melintas didaerah tersebut. 


Terkait izin pemotongan lahan untuk kepentingan bisnis property tersebut, awak media ini mencoba konfirmasi menghubungi melalui telepon seluler kepihak pengembang, Pak AS, namun sayang, yang bersangkutan belum dapat di ditemui, karena ada keperluan mengurus surat menyurat. 


" Saya lagi Kepri, mau urus izin, belum bisa jumpa, kalau mau ngopi sama itu, disana atau disini, nantilah sore, kalau tidak besok", ujarnya dalam bahasa daerah. 


Terpantau, kegiatan Cut and fill masih terus beraktivitas meski diduga belum mengantongi ijin, sejumlah truck  pengangkut tanah terlihat lalu lalang dengan bak terbuka, hingga berita ini dipublish Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan BP Batam yang membidangi belum bisa dikonfirmasi. (IS) 


×
Berita Terbaru Update