![]() |
| Suasan di jalan S Parman. Tepatnya didepan sekolah SMPN 40 Batam, Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam. (27/02/2026) |
PELiTAKOTA.com|BATAM – Penyediaan jalur khusus pejalan kaki (trotoar) dan Zona Selamat Sekolah (ZOSS) di Tanjung Piayu di depan sekolah tepatnya di Jalan S. Parman, dinilai sangat penting untuk melindungi siswa dari risiko kecelakaan lalu lintas.
Di wilayah tersebut, terdapat sedikitnya ada lima sekolah yang setiap hari dipadati aktivitas siswa dan orang tua, yakni SMPN 40 Batam, SMAN 28 Batam, SDN 008 Batam, PAUD Percontohan Batam, serta satu sekolah swasta Holy Vision dari tingkat SD hingga SMA di kawasan yang sama.
Di setiap pagi dan siang hari, Jalan S. Parman tersebut selalu dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi ini diperparah dengan minimnya fasilitas trotoar serta tidak maksimalnya marka dan rambu khusus Zona Selamat Sekolah. Akibatnya, para siswa terpaksa berjalan di badan jalan dan menyeberang di tengah kepadatan arus lalu lintas.
Di jalan tersebut sangat rawan Lakalantas dan Kemacetan. Warga sekitar menilai kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan anak-anak. Selain rawan kecelakaan lalu lintas (lakalantas), kepadatan kendaraan saat jam masuk dan pulang sekolah juga kerap menimbulkan kemacetan.
“Setiap pagi kami khawatir melihat anak-anak menyeberang. Tidak ada trotoar yang layak, kendaraan pun melaju cukup kencang,” ujar ibu Ewina, salah satu orang tua siswa.
Dan keberadaan bangunan liar di sepanjang pinggir jalan di sekitar Sekolah turut mempersempit ruang bagi pejalan kaki. Trotoar yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki justru tertutup atau bahkan tidak tersedia sama sekali.
Pentingnya Zona Selamat Sekolah (ZOSS)
Zona Selamat Sekolah merupakan sistem pengaturan lalu lintas di sekitar sekolah yang bertujuan untuk:
Menurunkan kecepatan kendaraan,
Memberikan prioritas kepada pejalan kaki,
Mengurangi risiko kecelakaan,
Meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas.
Dengan adanya trotoar yang memadai serta penerapan ZOSS, siswa dapat berjalan kaki dengan aman dan lebih mandiri. Selain itu, fasilitas tersebut juga mendorong pola hidup sehat bagi anak-anak.
Harapan kepada Pemerintah Kota Batam
Masyarakat Tanjung Piayu dan Duriangkang Sei Beduk berharap Pemerintah Kota Batam kepada Bapak Walikota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia dapat segera merealisasikan pembangunan trotoar dan menetapkan Zona Selamat Sekolah di sepanjang Jalan S. Parman. Penertiban bangunan liar di pinggir jalan juga dinilai penting demi menciptakan ruang aman bagi siswa.
Keselamatan anak-anak sekolah adalah prioritas utama. Infrastruktur yang aman bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut perlindungan masa depan generasi penerus bangsa. Pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah cepat dan tegas sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.(*)
