Notification

×

Tokoh Masyarakat Asal Taput Juga Anggota DPRD Tanggapi Warga Luar di Pilkades Desa Silosung

Selasa | Juni 27, 2023 WIB Last Updated 2023-07-04T03:04:05Z

Dr. Sahat Sianturi SH., M. Hum, Saat gelar rapat di kantor DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Foto (HK) 


Pelitakota.com|Batam, Penyelenggaran Pemilihan kepala Desa Silosung, Kecamatan Simangumban, Tapanuli Utara yang dipersoalkan sampai saat ini belum ditanggapi Bupati Taput Nikson Nababan. 


Atas penyelenggaraan Pilkades yang digelar pada 15 Juni 2023 lalu, di ketahui bermasalah karena pihak Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) mengikut sertakan puluhan orang yang seharusnya tidak memiliki hak suara di desa tersebut. 


Diketahui, Saat pelaksanan pemilihan kepala desa tersebut sejumlah orang yang berasal dari luar Desa Silosung telah ikut memilih calon kepala desa. Diduga, puluhan orang tersebut didatangkan dan secara sengaja diberikan hak pilihnya untuk memenangkan salah satu calon yakni nomor urut 2.


Walaupun penyelenggaraan pilkades di desa tersebut masih diprotes sejumlah warga dan telah dilaporkan ke pihak penegak hukum, tetapi sangat di sayangkan Bupati Taput, Nikson Nababan belum komentar untuk menanggapinya. 


Padahal sebelumnya, atas penyelenggaraan Pilkades tersebut awak media ini telah mengkonfirmasi secara berulang ke nomor selulernya melalui aplikasi Whatsapp, tetapi  belum di balasnya hingga saat ini (26/6/2023) 


Terkait puluhan orang warga luar desa Silosung yang diikutkan sertakan untuk memilih salah satu calon tersebut, dikomentari seorang yang dianggap Tokoh dari Tapanuli Utara di kota Batam, Bapak Sahat Sianturi, juga diketahui anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Partai PDI Perjuangan. Ia juga mempertanyakan atas puluhan orang dari luar desa tersebut bisa memiliki hak pilih serta mempertanyakan siapa pihak pihak yang telah mendatangkan. 


Menurutnya,  hal itu akan lebih gampang untuk dilaporkan karena pemilih tersebut dianggap telah membuat kerusuhan karena tidak memiliki hak pilih tetapi dapat memilih. 


"Siapa yg mendatangkan dan memberi kertas suara atau undangan, mungkin lebih gampang dilaporkan mereka membuat kerusuhan, ikut memilih yg tidak mempunyai hak pilih" katanya. 


Untuk diketahui berikut ini adalah nama nama sepuluh orang yang dipastikan telah ikut serta memilih meski berasal dari warga luar Desa Silosung, Kecamatan Simangumban. 

Harapan warga sejumlah nama nama yang ada dapat diperiksa aparat penegak hukum dan pihak pihak yang terkait. 


Nama Nama Pemilih yang tidak pernah berdomisili di Desa Silosung. 

1. Jainal Aripin

2. Hendra Tobing

3. Nurhaida Siahaan

4. Zulhadi Siahaan

5. Linca Gultom

6. Belencong Panjaitan

7. Mastani Reiensi Hutagaol

8. Boy Alamsyah Simatupang

9. Pahotman Panjaitan

10. Winda Panjaitan

11. Jhone Chrischon Panjaitan


(**)