Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Jalan Propinsi di Tanjung Piayu Batam Makin Memprihatinkan, Berlubang Mirip Kubangan Kerbau.

Minggu, 24 April 2022 | 11:35 WIB Last Updated 2022-04-24T04:35:34Z


Dok.Pelita kota/ Dua orang pengendara sepeda Motor tampak menghindari Jalan yang rusak parah. .Jl. S.Parman (Simpang Sekolah Holy Vision, Sei Pancur, Piayu, Sungai Beduk Batam) Foto. Pantas Simatupang

Pelitakota.com| Batam, Jalan rusak di Tanjung Piayu, Kecamatan Sungai Beduk, Batam, kini semakin memprihatinkan. Meskipun telah sejak lama dikeluhkan warga setempat dan pengguna jalan lainnya, tetapi sayang pemerintah belum juga melakukan perbaikan.


Pak Kosmas, (39th), Salah Seorang warga Perum Rhabayu Asri Tanjung Piayu Batam, berharap ada perhatian dari Pemerintah provinsi Kepri maupun pemko Batam, demi kenyamanan dan keselamatan pengendara yang melintas di daerah tersebut. Dijelaskannya, Jalan rusak tersebut telah sejak lama di keluhkan hingga diperbaiki warga setempat untuk hindari laka lantas. Bahkan, kerusakan Jalan tersebut sudah kerap diberitakan media online, tetapi sampai saat ini belum ada juga perhatian pemerintah. 


"Kita sangat prihatin, apakah tidak ada perhatian pemerintah kota atau provinsi kepri atas rusaknya jalan di tanjung piayu ini, padahal ini sangat bahaya sekali, kadang saya kasihan melihat ibu ibu yang melintas disana ketika mengantarkan anaknya bersekolah, belum lagi pada saat malam hari, dilokasi itu sangat gelap sekali pak, jika tidak biasa berkendara disana bisa celaka, karena banyak lubangnya, kayak kubangan kerbau, katanya, (24/04/22).

2 unit Mobil sedang melintas di Jl. S Parman. Jalan rusak ini tepat di depan Kantor Kelurahan Duriangkang, Sei Beduk, Batam. (Foto Ist) 

Masih pak Kosmas , Saya dengar Jalan S. Parman ini merupakan jalan propinsi ya, apakah memang sepenuhnya menjadi tanggung jawab Propinsi Kepri, menurut saya Pemko Batam juga harus berperan, sebab di daerah Jalan rusak tersebut drainasenya juga tidak berfungsi aktif lagi, bahkan disisi kanan dan kiri Jalan rumput jarang dibersihkan pihak dinas pertamanan, ujarnya. 


Sebelumnya, salah satu anggota DPRD Kota Batam, Mustofa, sudah pernah kritisi Jalan rusak di tanjung Piayu tersebut. Disampaikannya, agar Pemprov kepri menghibahkan aset tersebut kepada pemko Batam jika tidak mampu untuk memperbaiknya. 


Menurut Mustofa, jika jalan S Parman tersebut dihibahkan ke pemerintah kota, tentu kedepan akan lebih mudah untuk perbaikannya, sebab aset itu akan merupakan kewenangan dari pemerintah kota.


“Sampai sekarang saya masih bingung, masalahnya apa sehingga provinsi juga sulit kali memperbaiki jalan itu. Apa masalahnya, daripada kami nunggu-nunggu yang tak jelas. Itu juga sudah banyak korban. Kalau tak malu, provinsi perlu lah diserahkan ke pemerintah kota,” kata Mustofa belum lama ini kepada media. 


Pantau media ini, adapun jalan yang mengalami rusak parah tepatnya di persimpangan Sekolah Holy Vision, juga depan kantor Kelurahan Duriangkang atau lebih tepatnya menuju wisata kuliner Piayu laut, yang mana jalan tersebut merupakan Jalan utama yang dilintasi warga setempat menuju ke sekolah SDN 008 Batam dan SLTPN 40 Batam. 


Pantas Simatupang/Redaksi.

×
Berita Terbaru Update