Notification

×

- Advertisement -

- Advertisement -

Tag Terpopuler

Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDP Bersama Dewan Pengupahan Kota Terkait Konsep Pengupahan

Sabtu, 26 Maret 2022 | 07:36 WIB Last Updated 2022-03-26T00:36:55Z


Rapat Dengar Pendapat, Anggota DPRD Komisi IV dan Dewan Pengupahan Kota Batam. 


Pelitakota.com| Batam, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan Dewan Pengupahan Kota (DPK) Batam.


Adapun Rapat yang berlangsung dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV, Aman, dan dihadiri perwakilan dari Disnaker dan DPK Batam, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Batam, Selasa (22/03/2022).


Rapat tersebut membahas tentang konsep pengupahan yang ada di kota Batam. Terdapat beberapa item yang harus diperhatikan sebagai indikator yang nantinya akan diajukan oleh DPK kepada Walikota Batam untuk dirumuskan dalam rencana pengupahan di kota Batam.


Untuk mengetahui hal tersebut, pihaknya terkendala dan membutuhkan dana dalam melaksanakan kegiatan. Selain itu, dalam 2-3 bulan ke depan, DPK Batam berencana meninjau kebutuhan dan kecukupan barang menjelang bulan Ramadhan. Dari peninjauan itu, nantinya akan dilakukan stabilisasi harga.


“DPK ini seharusnya lebih banyak melakukan kegiatan untuk melihat kondisi ekonomi di Batam, dan itu butuh dana sehingga hasilnya maksimal. Nanti kesimpulannya akan digunakan sebagai masukan kepada Walikota untuk mengambil keputusan terkait upah,” ucap Anggota DPK Batam, Suparman.


Suparman menambahkan, pihaknya juga mendorong DPRD Batam untuk melakukan percepatan Balai Latihan Kerja (BLK). Hal ini kata Suparman, sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang mau meng-upgrade skill dan meningkatkan kompetensi peserta didik yang baru lulus.


Sementara itu, Aman mengatakan akan mencoba merundingkan hal tersebut ke Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam.


“Agar ini diminta lagi ke pemerintah pusat. Karena, BLK ini sangat di butuhkan di kota Batam sebagai kota industri karena memang betul anak kita yang baru lulus SMA/SMK perlu peningkatan kompetensi,” ucap Aman.


Terkait kebutuhan dana, Aman berpendapat bahwa anggaran boleh diajukan, namun harus memahami teknis bagaimana mem-format di dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA).


“Insyaallah karena tahun ini pertumbuhan ekonomi sudah bagus. Proyeksi kita untuk tahun ini 4,75-5,25%, berbeda dengan tahun lalu hanya -2%. Ini berarti sudah sangat lebih baik, mudah-mudahan di 2023 bertambah lebih baik lagi. Silahkan diajukan anggarannya nanti,” tutur Aman.


Terkait BLK, Aman mengatakan bahwa DPRD sudah mendorong sejak lama dan sudah memperoleh dana dari Pemerintah Pusat. Ia menilai, potensi ini dapat bejalan bersama dengan Disnaker Batam dengan adanya dana Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) untuk menunjang Batam lebih baik lagi ke depan.


“Pertemuan ini kami sangat bahagia sekali mendengarnya dan mudah- mudahan pertemuan ini bermanfaat bagi kita semua kedepannya agar Batam ini lebih kondusif, lebih maju, dan aman,” tutupnya./SK