Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ratusan Ton Diduga Limbah PT. CCCII Dibuang di Wilayah Kecamatan Sagulung

Rabu, 07 September 2022 | 16:58 WIB Last Updated 2022-09-09T10:04:24Z
Limbah sisa beton (semen) diduga mengandung material belerang dan senyawa kimia dan
  Sampah plastik bekas karung jumbo bag. Foto(Ist) 


Pelitakota.com, Dugaan Pembuangan Limbah oleh Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang tiang pancang PHC dan unit beton pracetak di Batam, dinilai melanggar  Peraturan Pemerintah (PP) Tentang Lingkungan Hidup. dari informasi yang beredar di sejumlah media online dikota batam, diduga PT China Communications Construction Industry Indonesia (PT CCCII) adalah Pihak yang paling bertanggung jawab atas penimbunan limbah tersebut. 


Pembuangan limbah yang diperkirakan ratusan ton puing beton bercampur sampah tersebut terlihat ada di dua titik  di wilayah Kecamatan Sagulung, Batam, dan hal itu menjadi sorotan warga setempat. Diduga kuat pihak perusahaan telah bekerja sama dengan oknum pengusaha pengembang perumahan di wilayah tersebut. 


Berdasarkan informasi dilapangan kepada wartawan tim media ini, dari seorang narasumber yang namanya tidak bersedia dipublikasikan mengatakan, bahwa pembuangan limbah sisa beton bercampur sampah di dua lokasi tersebut diperkirakan sudah terjadi dalam rentang waktu dua bulan terakhir ini. 


Pihak manajemen perusahaan yang dikonfirmasi oleh tim media ini melalui pesan WhatsApp pada hari Rabu (24/08/2022) membenarkan atas pembuangan ratusan ton limbah tersebut, yakni sisa beton bercampur sampah tersebut, dengan alasan atas dasar permintaan pemilik lahan.


"Terkait hal ini, yang dimaksud adalah pecahan beton yah, pecahan beton tersebut merupakan permintaan dari pihak ***** kepada pihak perusahaan. Pecahan beton ini dapat dilakukan pemandaaatan (pemadatan-red) kembali untuk pemerataan lahan ***** yah," jawab pihak manajemen perusahaan kepada wartawan tim media ini. 


Perihal adanya temuan pembuangan ratusan ton limbah beton bercampur sampah yang diduga mengandung material belerang dan senyawa kimia tersebut, pihak Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam dan juga Komisi III yang membidangi pembangunan sarana dan prasarana dan lingkungan hidup, belum diminta tanggapan hingga berita ini dipublikasikan.


"Pembuangan limbah di dua lokasi yang dimaksud setahu saya sudah terjadi sekitar dua bulan terakhir. Dan kegiatan ini juga terjadi secara kontinu. Belakangan mereka juga baru buang sisa limbah beton yang dimaksud sekitar satu minggu yang lalu," ucap narasumber yang namanya tidak bersedia menyebutkan namanya kepada wartawan, Rabu 24/08/2022. 


Dari hasil Investigasi dilapangan, yakni di dua lokasi tempat pembuangan limbah yang dimaksud, selain terdapat sisa beton (semen) juga terdapat banyak sampah, salah satunya sampah plastik bekas karung jumbo bag. (TIM) 



×
Berita Terbaru Update