Notification

×

Gerak Cepat Pemkab Taput Tinjau Banjir Aek Haidupan, Normalisasi Dipercepat

Sabtu | April 18, 2026 WIB Last Updated 2026-04-18T15:14:31Z

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni P Lumban Toruan meninjau langsung lokasi banjir di Siwaluompu, Tarutung. (18/4/2026) 

PELITAKOTA.com|TAPANULI UTARA – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bergerak cepat meninjau lokasi banjir akibat meluapnya Sungai Aek Haidupan di Desa Hutauruk Siwalompu, Kecamatan Tarutung, Sabtu (18/4/2026).


Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni P. Lumbantoruan, turun langsung ke lokasi didampingi instansi teknis dan Camat Tarutung untuk melihat kondisi warga terdampak.


Banjir terjadi setelah tingginya curah hujan pada Sabtu sore menyebabkan debit air Sungai Aek Haidupan meningkat dan meluap ke permukiman warga. Sejumlah rumah di Desa Hutauruk dan Desa Siraja Oloan dilaporkan terendam.


Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi bencana. Ia menegaskan percepatan penanganan menjadi prioritas agar warga dapat segera kembali beraktivitas normal.


“Kami akan terus mendampingi masyarakat dan mempercepat langkah-langkah penanganan. Kami juga berharap warga tetap tabah menghadapi kondisi ini,” ujarnya.


Selain itu, Wakil Bupati menginstruksikan instansi teknis, camat, serta pemerintah desa untuk terus memantau kondisi di lapangan dan membantu warga yang terdampak banjir.


Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PU-TR dan Perhubungan, Dalan Simanjuntak, menjelaskan bahwa normalisasi Sungai Aek Haidupan telah masuk dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang disusun bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera II.


Ia mengungkapkan bahwa normalisasi awal telah dilakukan pada Maret lalu sebelum Lebaran, namun penanganan menyeluruh membutuhkan proses bertahap. Sebagian tanggul sungai juga direncanakan akan ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2026.


“Ke depan, penanganan akan terus dikoordinasikan dengan pihak terkait agar risiko banjir dapat diminimalisir,” jelasnya.


Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air, serta segera melapor kepada aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat.


Langkah cepat ini diharapkan mampu mengurangi dampak banjir sekaligus mempercepat pemulihan bagi warga yang terdampak.***