Notification

×

DPRD Batam Apresiasi Kerja Sama Energi Listrik untuk Dorong Investasi Digital

Sabtu | April 18, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T07:49:28Z

Suasana di Agenda MoU BP Batam dan PLN Batam Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 511 MVA bersama PT DSO. (17/4/2026) 


PELITAKOTA.com|Batam – Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan, menghadiri agenda penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BP Batam dan PT PLN Batam, yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 511 MVA bersama PT Digitalland Service One. Kegiatan tersebut berlangsung di Balairungsari, Kantor BP Batam, Jumat (17/4/2026).


Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Wali Kota Batam yang juga menjabat sebagai Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra. Turut hadir Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, serta Chief Executive Officer PT Digitalland Service One (DayOne), Jamie Khoo, bersama jajaran pejabat BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.


Dalam kesempatan tersebut, Aweng Kurniawan menyampaikan dukungannya terhadap kerja sama yang dinilai penting dalam memperkuat pasokan energi, khususnya bagi sektor industri digital yang terus berkembang di Batam.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan listrik yang stabil dan berkelanjutan menjadi faktor utama dalam menarik minat investor, terutama di bidang teknologi dan pusat data.


“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kebutuhan energi bagi sektor digital terpenuhi. Ke depan, diharapkan penyediaan listrik yang andal dan ramah lingkungan terus ditingkatkan guna menunjang Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif,” ujarnya.


Sementara itu, Amsakar Achmad menekankan bahwa kesiapan infrastruktur dan kemudahan regulasi menjadi elemen penting dalam menciptakan daya tarik investasi. Menurutnya, sinergi antara penyediaan lahan, kepastian hukum, serta dukungan energi yang terintegrasi di bawah BP Batam akan memperkuat posisi Batam di tingkat regional.


“Komitmen kami adalah menghadirkan ekosistem investasi yang kondusif melalui percepatan layanan perizinan serta penyediaan infrastruktur yang memadai. Kehadiran proyek pusat data berskala besar ini menjadi indikator bahwa Batam semakin siap menjadi pusat digital,” kata Amsakar. (hms)